Mengatasi Perut Kembung Pada Bayi

Mengatasi Perut Kembung Pada Bayi - Bayi buang gas, mungkin hal ini terdengar sebagai hal yang wajar dan tidak menjadi masalah yang begitu besar. Namun bayi yang terlalu sering buang gas justru menandakan bahwa ada gangguan pada pencernaan mereka, dan tak jarang hal ini membuat bayi merasa tidak nyaman dan membuat bayi menjadi susah untuk tidur. Pada dasarnya bayi membutuhkan waktu tidur yang lama, jika hal kebutuhan tidurnya tidak tercukupi maka kesehatan bayi akan terganggu. Meskipun kenyataannya ada banyak bayi yang mengalami masalah seperti ini karena bayi pada usia 1 hingga 4 bulan sering menderita masalah buang angin.

Buang angin yang berlebihan atau terlalu sering ini menandakan bahwa bayi mengalami perut kembung. Pada dasarnya system pencernaan pada bayi sangatlah sensitive, karena masih dalam masa perkembangan. Sehingga kita tidak boleh memberikan makanan yang dapat mengganggu pencernaan bayi yang sensitive ini. Sebenarnya ada beberapa cara sederhana yang dapat anda lakukan untuk mengatasi perut kembung pada bayi ini, tapi sebelumnya anda harus mengetahui gejala dan factor apa saja yang menyebabkan bayi mengalami perut kembung ini.

Gejala yang mudah sekali di ketahui jika bayi mengalami perut kembung yakni bayi sering buang angin. Masalah buang angin ini menandakan bahwa ada masalah pada pencernaan bayi, dan biasanya di sertai dengan bunyi dari perut bayi. Jika kedua hal ini sudah terjadi maka bayi anda akan menjadi sangat rewel dan merasa tidak nyaman, dan biasanya akan langsung menangis karena dia merasakan sakit dan nyeri pada bagian perutnya. Perut kembung pada bayi tidak terjadi begitu saja, melainkan disebabkan aibat beberapa hal seperti berikut ini :


  • Makanan yang dikonsumsi oleh ibu

Salah satu penyebab bayi mengalami perut kembung yaitu karena beberapa makanan yang dikonsumsi oleh sang ibu. Seperti yang kita tau bahwa makanan utama bagi bayi adalah ASI dari sang ibu, produksi ASI sangat dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi  oleh sang ibu. Jika sang ibu mengkonsumsi makanan yang memiliki kandungan yang tidak baik untuk bayi atau memiliki kemungkinan menyebabkan alergi pada bayi, maka kandungan dari makanan tersebut juga akan berpengaruh pada ASI. Untuk ibu yang masih menyusui anaknya, ada baiknya anda menghindari makanan yang mengandung kafein dan makanan yang dapat membentuk gas pada saat dicerna seperti brokoli, kubis, kembang kol, kacang dan bawang.


  • Makanan yang dikonsumsi oleh bayi

Selain makanan yang dikonsumsi oleh ibu, makanan yang dikonsumsi oleh bayi juga dapat menyebabkan perut kembung pada bayi. Biasanya bayi yang sudah memasuki usia sekitar 6 bulan sudah bisa makan, dan tidak perlu bergantung pada ASI lagi. Pada saat inilah anda harus benar-benar memperhatikan menu makanan yang dikonsumsi oleh bayi anda, usahakan agar membatasi konsumsi sayuran tertentu untuk bayi anda. Kandungan nutrisi dan vitamin yang kaya pada sayuran memang sangat baik untuk perkembangan bayi, namun harus dikonsumsi dengan jumlah yang cukup dan tidak berlebihan. Hal ini dikarenakan beberapa jenis sayuran dapat menyebabkan bayi mengalami perut kembung jika dikonsumsi dalam jumlah banyak atau berlebihan.


  • Minuman selain ASI

Biasanya bayi yang sudah berusia lebih dari 6 bulan sudah mulai mengkonsumsi makanan dan minuman selain ASI dari sang ibu. Pada saat bayi berusia diatas 6 bulan, konsumsi air yang cukup memang sangat baik untuk melancarkan buang air besar pada bayi. Namun hal ini juga perlu anda perhatikan karena minuman yang dikonsumsi oleh bayi anda bisa saja memberikan dampak yang buruk pada pencernaannya. Bahkan pemberian minuman untuk bayi seperti susu formula pun harus anda perhatikan betul-betul, karena susu formula dapat membuat banyak udara terjebak di dalam perut bayi dan jika tidak dapat keluar melalui sendawa atau buang angin, hal ini akan membuat bayi mengalami perut kembung. Selain susu formula, jus buah juga kurang baik untuk pencernaan bayi, karena jus dapat membuat bayi mengalami sakit perut atau diare karena kandungan gula di dalam buah sulit di cerna oleh system pencernaan bayi yang masih sensitive.


  • Dot bayi

Bayi yang sudah berhenti menyusu ASI pada ibu, biasanya akan dialihkan ke susu formula. Kebanyakan orangtua menggunakan dot sebagai tempat untuk bayi meminum susu formula, namun anda harus lebih cermat dan berhati-hati dalam memilih dot untuk bayi anda. Pastikan jika bahan yang digunakan pada dot tidak berbahaya dan tidak menimbulkan alergi pada bayi anda, selain itu ukuran lubang pada ujung dot juga harus anda perhatikan. Ukuran lubang pada ujung dot yang terlalu besar ataupun terlalu kecil dapat membuat banyak udara masuk kedalam perut bayi pada saat ia meminum susu formula melalui dot. Dan hal ini dapat memicu terjadinya perut kembung pada bayi anda.

Cara Mengatasi Perut Kembung Pada Bayi

Sekedar tambahan bahwa perut kembung yang dialami oleh bayi yang berusia sekitar 3 hingga 4 bulan merupakan salah satu hal yang wajar terjadi. Biasanya hal ini juga akan terjadi ketika mereka sudah bertambaah usia karena pada fase pertambahan usia yakni pada usia diatas 6 bulan, bayi akan sering mencoba makanan-makanan yang berbeda-beda dan hal inilah yang kemungkinan menyebabkan ia mengalami kembung.

Pada dasarnya, di bagian perut memang terdapat udara atau gas tetapi jika udara atau gas ini berlebihan atau diatas jumlah normal dan susah dikeluarkan maka akan menyebabkan terjadinya kembung pada perut bayi. Karena perut bayi memang masih sensitive karena masih dalam tahap perkembangan, lain halnya dengan perut orang dewasa dimana udara atau gas yang terdapat di dalam perut lebih mudah untuk dikeluarkan.

Ada beberapa cara sederhana dan mudah yang dapat anda coba dan lakukan untuk mengatasi perut kembung pada bayi anda. Perut kembung memang akan membuat bayi merasakan sakit dan nyeri pada bgian sekitar perut, hal ini akan membuat bayi menjadi tidak nyaman dan terkadang akan menjadi sangat rewel sekali. Biasanya pada saat bayi mengalami perut kembung, ia akan beberapa kali buang angin dan jika perutnya anda tekan maka akan terasa sedikit lebih keras dari pada biasanya.

Selain akan merasa tidak nyaman dan menjadi sangat rewel, bayi juga akan menangis untuk waktu yang lama bahkan bisa sampai beberapa jam. Selain itu bayi juga akan bergerak melengkungkan punggungnya dan seperti menggeliat, serta akan mengangkat kedua kakinya. Pola pergerakan ini menunjukan bahwa bayi sangat merasa tidak nyaman, dan bisa menjadi indikasi bahwa bayi anda mengalami perut kembung. Untuk mengatasi perut kembung pada bayi anda, berikut ini kami memiliki beberapa tips dan cara sederhana yang efekti yang dapat anda coba lakukan di rumah :

  • Memijat bayi

Ada banyak sekali tutorial atau cara memijat bayi yang benar yang bisa anda temukan di internet sepeti di google dan youtube. Terapi pijat pada bayi ini memang terbukti sangat efektif untuk meringankan perut kembung yang sering dialami oleh bayi. Selain meringankan kembung, terapi pijat bayi ini juga sangat bermanfaat untuk menenangkan bayi. Karena seperti yang sudah kami jelaskan diatas, bahwa bayi yang mengalami perut kembung biasanya akan menjadi lebih rewel dan sering kali sampai menangis dengan keras karena mereka merasakan sakit pada bagian perutnya. Memijat bayi dapat menjadi salah satu alternative untuk meringankan sekaligus menenangkan bayi yang sedang mengalami kembung.


  • Memperhatikan pola makan anda

Jika anda adalah seorang ibu yang masih menyusui bayi anda, sebaiknya anda memperhatikan pola makan anda dan makanan apa yang anda konsumsi sehari-hari. Karena makanan yang anda konsumsi sehari-hari juga akan berpengaruh pada ASI anda, pastikan jika makanan yang anda konsumsi sehari-hari tidak mengandung zat yang berbahaya atau dapat membuat bayi anda menjadi alergi. Beberapa dokter menyarankan untuk para ibu yang menyusui supaya tidak mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein dan beberapa produk susu yang dapat membuat  alergi pada bayi.


  • Jaga posisi bayi anda pada saat menyusui

Pada saat anda menyusui bayi anda, pastikan posisi kepala bayi anda lebih tinggi dari perutnya. Dengan menjaga posisi bayi anda pada saat menyusui, maka susu yang diminum oleh bayi anda akan lebih mudah masuk kedallam perut dan lebih mudah di cerna, dan udara yang ada di dalam perut pun akan lebih mudah keluar lewat mulut atau bersendawa.


  • Bersendawa

Membuat bayi anda bersendawa pada saat mereka selesai makan dan mengunyah makanan yang terdapat di mulut mereka. Dengan bersendawa maka udara yang masuk kedalam perut bayi pada saat ia makan maupun minum akan dapat dikeluarkan dengan mudah, karena pada saat bayi makan atau minum tanpa disadari mereka juga akan menelan udara yang berlebihan dan masuk kedalam perut mereka. Hal inilah yang menyebabkan bayi dapat mengalami kembung.

  • Memijat kaki bayi

Cara yang efektif untuk mengatasi perut kembung pada bayi yang berikutnya yaitu dengan cara memijat kaki bayi anda. Caranya cukup sederhana, anda cukup membaringkan bayi anda dengan posisi telentang, kamudian pijat secara lembut kakinya sambil di gerakan perlahan layaknya sedang mengayuh sepeda. Gerakan ini akan membantu untuk mengurangi kadar udara atau gas yang terdapat pada perut bayi, sehingga bayi anda akan merasa lebih baik dan lebih tenang.

  • Perawatan Over-The-Time (OTC)

Perawatan OTC dapat membantu mengeluarkan gas berlebihan di perut bayi, sekaligus membuatnya merasa lebih baik. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk memastikan obat OTC apa yang bagus dan cocok untuk bayi anda. Pastikan juga bahwa obat OTC yang akan anda berikan untuk bayi anda tidak memiliki efek samping pada bayi.

Kolik Atau Sakit Perut Pada Bayi


Kolik atau sakit perut pada bayi merupakan salah satu penyebab bayi menjadi sangat rewel dan sering kali menangis dalam jangka waktu yang cukup lama. Penyebab kolik sendiri tidak hanya satu, melainkan ada banyak hal yang bisa menyebabkan bayi mengalami kolik, oleh karena itu anda harus mengenali beberapa penyebab kolik pada bayi. Biasanya bayi yang mengalami kolik akan menjadi sangat gelisah kemudian akan mengangkat kaki mereka keatas untuk mengurangi jumlah gas berlebih yang terdapat didalam perut mereka. Jika hal ini terjadi pada saat sore hari maka bayi akan menangis dalam jangka waktu yang lama dan bisa sampai 3 jam atau lebih, dan tangisan dari bayi ini akan menjadi semakin kerasa apabila orangtua tidak dapat menenangkannya sesegera mungkin.

Lalu hal apakah yang dapat menyebabkan bayi mengalami kolik atau sakit perut? Ada banyak sekali penjelasan dan teori mengenai penyebab dari kolik pada bayi, namun penyebab sebenarnya sendiri masih kurang jelas. Tetapi ada banyak penelitian yang menunjukan bahwa ada 3 hal yang menjadi penyebab utama dari kolik yakni: system pencernaan bayi yang belum sempurna atau masih dalam masa perkembangan dan cenderung sensitive, makanan yang dikonsumsi oleh ibu yang menyusui (makanan seperti bawang, brokoli, protein susu sapid an coklat dapat membuat bayi yang menyusus menjadi alergi dan mengalami gangguan pencernaan), udara yang tertelan oleh bayi pada saat makan atau menangis.

Jika bayi anda sudah terlanjur terkena kolik, sebaiknya anda segera berkonsultasi dengan dokter ahli. Selain itu anda juga harus memikirkan langkah-langkah apa saja yang akan anda lakukan untuk meringankan kolik pada bayi anda . Selain itu usahakan untuk menenangkan bayi anda supaya dia bisa berisitirahat dan tidak rewel ataupun menangis. Berikut ini kami berikan penjelasan tentang beberapa hal yang dapat menyebabkan sakit perut pada bayi.


  • Diare

Diare biasanya diawali dengan gejala seperti rasa sakit atau nyeri pada perut dan rasa tidak tenang, serta  kotoran yang cair. Dan jika bayi anda telah terkena diare biasanya bayi anda mengalami mencret hingga 3 kali atau lebih dalam sehari. Lalu apakah yang menyebabkan bayi terkena diare? Diare dapat terjadi karena adanya infkesi virus atau bakteri pada pencernaan. Bisa juga diakibatkan karena makanan yang dikonsumsi oleh bayi anda, karena system pencernaan bayi masih tergolong sensitive dan dalam masa perkembangan. Langkah terbaik yang harus anda lakukan jika bayi anda terkena diare yaitu segeralah memeriksakannya ke dokter, supaya mendapat penanganan lebih lanjut.


  • Sembelit

Sembelit merupakan salah satu masalah perut yang sangat umum dialami oleh bayi, terutama bayi yang baru belajar makan makanan padat. Sembelit akan membuat bayi menjadi susah untuk buang air besar secara teratur. Sembelit sendiri ditandai dengan tinja yang keras dan kering pada saat buang air besar, serta bayi pun cenderung jarang buang air besar biasanya hanya akan buang air besar sebanyak 1 kali dalam 3 hari atau lebih.

Lalu apakah yang menyebabkan sembelit? Sembelit diakibatkan karena makanan yang dikonsumsi oleh bayi anda. Makanan padat yang dikonsumsi oleh bayi berusia diatas 6 bulan seperti pisang, wortel, apel dan beras berpotensi untuk menyebabkan sembelit pada bayi anda. Usahakan supaya bayi anda tidak kekurangan cairan tubuh dengan memberikan air minum yang cukup untuk bayi anda, terutama setelah bayi anda mengkonsumsi makanan.



Demikianlah pembahasan tentang Mengatasi Perut Kembung Pada Bayi yang dapat kami berikan untuk anda pada kesempatan kali ini, semoga bermanfaat dan berguna untuk anda. Informasi ini sehatterbaik.blogspot.co.id yang selalu memberikan tips dan informasi seputar kesehatan setiap hari hanya untuk anda. Masih banyak informasi kesehatan lainnya yang bisa anda lihat disini, terima kasih sudah berkunjung dan membaca artikel dari kami disini.