Cara Mengatasi Perut Kembung Pada Anak

Cara Mengatasi Perut Kembung Pada Anak - Perut kembung merupakan salah satu gangguan kesehatan yang dapat terjadi pada siapapun, baik pada orang dewasa, anak-anak maupun pada bayi. Biasanya setiap orang akan megatasi perut kembung ini dengan cara bersendawa atau membuang angin. Biasanya perut kembung akan ditandai dengan seringnya membuang gas, namun jika anda membuang gas hanya sekitar 14 hingga 23 kali dalam sehari maka itu masih tergolong normal dan tidak menjadi indikasi dari perut kembung. Selain itu pada saat anda mengalami perut kembung, selain anda akan lebih sering membuang gas, anda juga akan merasakan sakit pada saat anda membuang gas. Rasa sakit ini seperti sakit kram pada area perut.



Bayi dan anak-anak sangat;ah rentan terkena gangguan perut kembung ini, dan akibatnya anak-anak yang terkena gangguan perut kkembung ini akan merasa tidak nyaman . dikarenakan terjadi gangguan pada pencernaan mereka, terutama pada anak-anak atau bayi yang baru belajar makan makanan padat, mereka sangat rentan terkena perut kembung karena system pencernaan mereka belum sempurna atau masih dalam tahap perkembangan. Oleh karena itu sangat penting bagi kita untuk mengetahui penyebab dari perut kembung pada anak ini, supaya dapat secepatnya dilakukan penanganan dan pengobatan lebih lanjut. 

Penyebab Perut Kembung Pada Anak

Pada dasarnya perut kembung disebabkan oleh adanya gas yang masuk kedalam perut dan terjebak di dalamnya. Jika dalam jumlah yang normal, udara yang masuk ke dalam perut ini akan dapat keluar lagi melalui sendawa atau saat buang angin, namun jika udara yang masuk ke dalam perut adalah dalam jumlah yang banyak, maka akan sulit untuk dikeluarkan sehingga terjebak di dalam perut dan menyebabkan perut kembung. Umumnya seorang anak atau bayi akan menelan udara secara tidak sengaja pada saat mereka sedang menangis, tertawa, makan dan minum.

Selain itu kebiasan memakan makanan  dengan cepat juga menjadi salah satu penyebab terjadinya perut kembung. Oleh karena itu usahakan untuk membiasakan anak memakan makanan secara perlahan dan dikunyah hingga halus, untuk meminimalisir udara yang masuk ke dalam perut atau pencernaan. Selain itu, kami menyarakan agar anak anda tidak terlalu banyak mengkonsumsi permen dan permen karet. 

Gejala Akibat Terlalu Banyak Udara Yang Masuk Ke Pencernaan


  • Burping dan cegukan

Penumpukan gas yang terlalu banyak di perut juga dapat menyebabkan muntah atau yang lebih dikenal dengan istilah ‘’refluk’’. Anak-anak sangat rentan terkena refluk pada usia berapa pun, meskipun kebanyakan refluk terjadi pada bayi di bawah usia 1 tahun. Pada orang dewasa, refluk akan memberikan rasa sakit dan kram pada area perut dan sekitarnya. Sering kali refluk menyebabkan seseorang mengalami rasa sakit seperti terbakar pada bagian dada dan perut, dan sering kali hal ini membuat anak tiba-tiba terbangun di malam hari. Dan jika anak anda mengalami obesitas, maka ia mempunyai peluang besar untuk terkena refluk. Refluk sendiri bisa disebabkan karena makanan yang kita konsumsi seperti makanan berlemak, makanan pedas, makanan yang asam, kafein, cokelat, peppermint dan makanan besar lainnya yang dikonsumsi sesaat sebelum tidur.
Berikut adalah daftar makanan dapat menyebabkan perut kembung :

Sayuran dan kacang-kacangan

Sayuran berikut ini dikenal dapat menyebabkan perut kembung dikarenakan mengandung raffinose dan fruktosa. Kedua zat ini dapat memicu terjadinya gas pada perut yang akan menyebabkan perut kembung, sayuran tersebut yaitu asparagus, brokoli,  wortel, kubis, seledri, kembang kol,mentinum, kacang polong, bawang, kentang, lobak dan paprika hijau. Namun bukan berarti anda tidak boleh mengkonsumsi sayuran tersebut, konsumsilah sayuran tersebut secukupnya saja jangan sampai berlebihan supaya tidak menyebabkan perut kembung.

Buah-buahan

Buah-buahan yang banyak mengandung fruktosa juga dapat menyebabkan perut kembung. Buah-buahan yang banyaak mengandung fruktosa seperti apel, jeruk, pisang, apricot, pir, kismis, persik dan plum.

Susu yang mengandung laktosa 

Laktosa merupakan sejenis gula atau pemanis yang sering di pakai pada produk susu. Laktosa memang dapat memicu gas yang berlebih pada perut atau pencernaan. Selain susu, makanan olahan dari susu juga berpotensi menyebabkan perut kembung. Makanan olahan susu seperti roti, sereal, keju dan eskrim. 

Makanan Ringan (snack)

Makanan ringan atau snack yang mengandung sorbitol dapat memicu terjadinya gas berlebih di perut, oleh karena itu penting bagi anda untuk membaca label pada snack terlebih dahulu sebelum membeli dan mengkonsumsinya.

Alergi makanan 

Mungkin hanyak sekitar 6% hingga 8% dari seluruh anak di dunia yang memiliki gangguan alergi pada makanan tertentu. Kebanyakan anak-anak yang memiliki gangguan alergi pada makanan tertentu berada pada usia di bawah 6 tahun, meskipun tak menutup kemungkinan jika anak-anak diatas usia 6 tahun dapat memiliki alergi pada makanan tertentu. Pada dasarnya system pencernaan pada anak yang mengalami alergi makan tersebut tidak dapat menerima zat-zat tertentu yang terkandung pada suatu makanan. Hal ini akan membuat tubuh melepaskan antibody yang menyebabkan tubuh akan mengalami beberapa reaksi seperti gatal-gatal pada kulit dan pada mata. Namun perlu diingat, sebaiknya anda berkonsultasi ke dokter sebelum memberikan makanan padat atau makana berat pada anak anda yang baru belajar makan. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya alergi terhadap makanan tertentu.

Cara Mengatasi Perut Kembung Pada Anak

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk mengatasi perut kembung pada anak anda. Beberapa cara sederhana dan mudah berikut ini bisa anda coba lakukan sendiri di rumah.


  • Cari posisi nyaman

Anda dapat membaringkan anak anda atau  membuatnya dalam posisi tengkurap untuk memudahkan keluarnya udara yang di dalam pencernaan, baik melalui sendawa maupun buang angin.


  • Beri pijatan

Cara kedua untuk mengatasi perut kembung pada anak yaitu dengan memberikan pijatan pada tubuh anak. Usahakan untuk memijat perlahan dan lembut pada bagian perut, punggung dan dada. Selain itu untuk mendapatkan hasil yang maksimal anda juga bisa menggunakan minyak telon untuk memijat anak anda.


  • Gunakan balsam atau penghangat

Oleskan balsam atau minyak telon atau bisa juga produk serupa yang dapat memberikan rasa hangat pada tubuh anak anda, namun pastika produk tersebut aman untuk digunakan pada anak-anak. Namun jika anak anda mempunyai alergi terhadap minyak telon atau balsam, anda bisa menggunakan kantong karet yang diisi dengan air hangat dan letakan diatas perut anak anda. Serta jangan lupa untuk memijat bagian perut, dada, punggung, dan telapak kaki anak anda, selain menghangatkan hal ini juga bertujuan untuk memudahkan keluarnya udara atau angin yang terjebak di dalam perut sikecil.


  • Hindari beberapa makanan penghasil gas

Ada beberapa jenis makanan yang jika dikonsumsi dapat menyebabkan terjadinya gas lambung. Makanan atau minuman inilah yang harus anda hindari untuk beberapa waktu supaya gangguan perut kembung tidak menjadi makin parah. Makanan dan minuman penghasil gas tersebut yaitu makanan pedas, kol, kacang-kacangan, minuman bersoda, eskrim, dan minuman dingin. Selain itu produk olahana dari susu sapi juga dapat memicu terjadinya gas lambung, serta makanan berlemak dan aneka macam gorengan.


  • Minuman hangat

Salah satu minuman yang dapat meringankan dan mengatasi perut kembung pada anak-anak maupun dewasa yaitu minuman hangat. Minuman hangat memang dapat memberikan rasa nyaman pada perut serta akan memicu sendawa dan buang angin. Minuman hangat seperti teh hangat sangat dianjurkan untuk dikonsumsi jika mengalami perut kembung, konsumsilah satu gelas minuman hangat jika anda mengalami perut kembung.


  • Hindari makan cepat

Kebanyakan orang dan anak-anak sering kali membiasakan diri untuk mengkonsumsi makanan dengan cepat, padahal hal ini dapat memicu terjadinya perut kembung. Karena pada saat kita makan dengan cepat maka jumlah udara yang tertelan bersama makanan pun juga akan bertambah banyak, sehingga akan menyebabkan perut kembung. Usahakan untuk makan dengan perlahan dan mengunyah makanan hingga halus supaya makanan yang kita konsumsi dapat dicerna dengan mudah oleh perut kita.


  • Hindari makan sambil berbaring

Mengkonsumsi makanan dengan posisi tubuh berbaring akan membuat udara atau gas yang masuk pada saat kita makan menjadi terjebak atau sulit keluar dari perut kita melalui sendawa. Dan jika jumlah udara yang masuk sudah banyak makan akan mengakibatkan perut kembung.


  • Minum obat penghilang gas perut

Jika anda merasa diperlukan, anda bisa memberikan obat penghilang gas perut untuk meredakan perut kembung pada anak anda. Namun anda sebaiknya berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu, supaya tidak terjadi efek samping pada anak anda ketika mengkonsumsi obat penghilang gas perut.



Demikianlah informasi tentang Cara Mengatasi Perut Kembung Pada Anak yang dapat kami berikan untuk anda, semoga bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung dan membaca artikel dari kami disini.